Sebanyak 91 Desa di Blora Memanfaatkan Posyantek Berbasis TTG

Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora, Yayuk Windarti

BLORA, INFO MEDIA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora gelar acara Talk Show Gebyar Ramadhan 1445 H/ 2024 W, dengan tema “Teknologi Tepat Guna Ramah Lingkungan (Ecoprint Daur Ulang Kertas) Pemantik Ekonomi Masyarakat Menuju Desa Sejahtera” bertempat di Alun-alun Blora.

Kegiatan Talk Show tersebut bertujuan untuk memberi pemahaman tentang cara mengelola sampah serta cara mengembangkan Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) yang bermanfaat sebagai komponen dalam pembangunan Desa.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Blora, Yayuk Windarti menyampaikan, mengenalkan program posyantek itu adalah salah satu bagian dari pemberdayaan masyarakat yang diampu oleh PMD jadi biar masyarakat tahu posyantek itu sebenarnya apa.

“Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) yaitu teknologi yang murah, menjawab masalah yang ada di masyarakat dan memang di inginkan masyarakat,” ucapnya.

Yayuk menambahkan, teknologinya itu tidak yang muluk-muluk tetapi sederhana yang penting bisa diaplikasikan seperti Ecoprint serta pemanfaatan limbah dan nanti kalau sudah jadi barang diharapkan ada nilai jualnya.

“Posyantek sendiri seluruh desa di Kabupaten Blora ada sekitar 91 dan anggarannya melalui APBDes,” terang Kadinas PMD.

Posyantek sendiri saat ini dikelola oleh para aktor-aktor muda di desa dan juga digerakan oleh ibu-ibu di desa, Posyantek sendiri membutuhkan kreativitas dan inovasi sehingga dapat berkembang dan berkelanjutan dalam mengembàngkan Desa.

“Desa harus memanfaatkan program posyantek supaya warga itu bisa berinovasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, inovasi tidak harus muluk-muluk, menemukan sesuatu itu dapat dimulai dengan cara yang sederhana dulu atau dapat mereplikasi sesuatu yang ada lalu dikembangkan, itu sudah masuk inovasi.

Peran serta dan aktifnya anak muda di Desa juga menjadi tulang punggung bagi berkembang dan berkelanjutannya Posyantek, baik itu dari aspek kreativitas maupun inovasi, hal ini juga berkaitan dengan kerja kolaborasi multipihak antar lembaga di Desa maupun perorangan, sehingga potensi Desa produktifitasnya meningkat siĝnifikan. (Gun).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *