Pati (Info Media) — Hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat karena sering tidak menimbulkan gejala, namun berisiko menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa.
Dokter Puskesmas Margoyoso I Pati, Suci Astutiningrum, mengatakan hipertensi dikenal sebagai silent killer karena banyak penderita tidak menyadari kondisinya hingga muncul komplikasi.
“Tekanan darah normal berada di kisaran 120 per 80 mmHg. Jika sudah mencapai 140 per 90 mmHg atau lebih, maka kondisi tersebut termasuk hipertensi dan harus diwaspadai,” ujarnya di Pati, Kamis.
Ia menjelaskan, tekanan darah yang terus-menerus tinggi dapat merusak pembuluh darah secara perlahan dan memicu berbagai penyakit kronis, seperti stroke, penyakit jantung, hingga gagal ginjal.
Menurut dia, banyak pasien datang berobat dalam kondisi lanjut karena tidak melakukan pemeriksaan sejak dini.
“Karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara rutin sangat penting untuk mencegah risiko yang lebih besar,” katanya.
Suci menambahkan, hipertensi dapat dicegah melalui penerapan pola hidup sehat, seperti mengurangi konsumsi garam, lemak, dan gula berlebih, serta memperbanyak konsumsi buah dan sayur.
Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, menghindari kebiasaan merokok, serta membatasi konsumsi alkohol.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan stres, karena tekanan psikologis yang tidak terkendali dapat memicu peningkatan tekanan darah.
“Luangkan waktu untuk beristirahat dan lakukan aktivitas yang dapat membuat tubuh dan pikiran lebih rileks,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan, termasuk Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), untuk melakukan pemeriksaan secara berkala di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
“Dengan pemeriksaan rutin, kondisi kesehatan dapat terpantau dan ditangani lebih cepat jika ditemukan masalah,” katanya.
Ia berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dengan tidak menunggu munculnya gejala.
“Hipertensi mungkin tidak terasa saat ini, tetapi dampaknya bisa muncul di kemudian hari. Karena itu, penting untuk menjaga tekanan darah sejak dini,” ujarnya.
