Rembuk Warga Mlangsen, PUPR Blora Pastikan Longsor Sungai Lusi Jadi Prioritas Penanganan

Blora (INFO MEDIA) – Upaya penanganan longsor di kawasan Sungai Lusi menjadi fokus utama dalam forum rembuk warga yang digelar Pemerintah Kelurahan Mlangsen bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blora, Rabu (18/2).

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memprioritaskan penanganan titik rawan sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga sempadan sungai.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Blora, Surat, menyampaikan bahwa tahun ini penanganan akan difokuskan pada longsoran di Jalan Mangga, tepatnya di wilayah RT 9 RW 2.

Lokasi tersebut dinilai paling mendesak karena berdampak langsung pada aliran sungai dan berpotensi memperparah kerusakan jika tidak segera ditangani.

“Beberapa minggu lalu sudah dilakukan pengukuran lapangan dan kami telah berkoordinasi dengan bidang Operasi dan Pemeliharaan. Insyaallah tahun ini menjadi prioritas,” ujarnya.

Selain memastikan penanganan fisik, PUPR juga memberikan pemahaman kepada warga terkait aturan sempadan sungai dan tata kelola aliran air.

Edukasi ini dinilai penting untuk menekan risiko bencana seperti banjir dan longsor, mengingat panjang aliran Sungai Lusi di wilayah Mlangsen mencapai hampir satu kilometer.

Surat menambahkan, penanganan titik lain akan dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas dan ketersediaan anggaran.

Pihaknya juga berupaya mengawal dukungan anggaran dari pemerintah pusat guna memperkuat penanganan kebencanaan di Blora.

Sementara itu, Lurah Mlangsen, Evi Kartikasari, menilai forum tersebut sebagai langkah strategis untuk menjawab keresahan warga.

Dengan menghadirkan pihak teknis secara langsung, masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas terkait kondisi dan rencana penanganan longsor.

“Warga bisa menyampaikan aspirasi secara langsung dan mendapatkan penjelasan detail dari instansi yang berwenang. Ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman,” katanya.

Sejumlah titik longsor yang dilaporkan warga berada di Jalan Mangga (RT 8 RW 2 dan RT 9 RW 2), RT 8 RW 3, serta Jalan Cendana.

“Pemerintah kelurahan memastikan akan terus berkoordinasi dengan PUPR agar penanganan dapat berjalan bertahap dan berkelanjutan, demi menjaga keamanan lingkungan dan kelestarian Sungai Lusi,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!