Manfaat Program JKN di Rembang Capai Tiga Kali Lipat dari Iuran yang Terkumpul

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan

Rembang (Info Media) – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Rembang. Hal itu mengemuka dalam kegiatan sosialisasi Program JKN yang diselenggarakan BPJS Kesehatan bersama Anggota Komisi IX DPR RI di Kabupaten Rembang, Minggu (31/5).

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan perwakilan tokoh masyarakat dari 11 kecamatan di Kabupaten Rembang sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai hak, kewajiban, serta manfaat Program JKN.

Kabupaten Rembang saat ini telah mencapai status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas dengan cakupan kepesertaan JKN lebih dari 99 persen dari total penduduk. Tingginya cakupan kepesertaan tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Rembang bersama BPJS Kesehatan dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh perlindungan jaminan kesehatan.

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengatakan manfaat Program JKN yang dirasakan masyarakat Rembang sangat besar. Bahkan, nilai manfaat yang diterima masyarakat jauh melampaui total iuran yang terkumpul.

“Jika dibandingkan dengan total iuran yang terkumpul dari seluruh segmen peserta di Kabupaten Rembang, biaya pelayanan kesehatan yang dibayarkan BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan mencapai kurang lebih 300 persen. Artinya, manfaat yang diterima masyarakat jauh lebih besar dibandingkan iuran yang terkumpul,” ujarnya.

Menurut Edy, kondisi tersebut menjadi bukti nyata bahwa Program JKN mampu memberikan perlindungan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. Melalui prinsip gotong royong, peserta dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa harus terbebani biaya besar saat sakit maupun membutuhkan tindakan medis lanjutan.

“Tidak ada seorang pun yang dapat memprediksi kapan akan sakit. Karena itu negara hadir melalui Program JKN agar masyarakat tetap bisa memperoleh pelayanan kesehatan yang layak tanpa harus menjual aset atau mencari pinjaman untuk biaya pengobatan. Inilah bentuk perlindungan sosial yang nyata bagi rakyat,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan JKN tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang terdaftar, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat saat membutuhkan pelayanan kesehatan. Karena itu, keberlanjutan program perlu dijaga melalui dukungan seluruh pemangku kepentingan dan partisipasi aktif masyarakat.

“Program JKN adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Yang mampu bergotong royong melalui pembayaran iuran, sementara yang kurang mampu mendapatkan perlindungan melalui bantuan pemerintah. Dengan semangat tersebut, kita dapat memastikan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan, menyampaikan bahwa tingginya tingkat kepesertaan dan keaktifan peserta di Kabupaten Rembang menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan Program JKN.

Selain lebih dari 99 persen penduduk telah terdaftar sebagai peserta JKN, tingkat keaktifan peserta di Kabupaten Rembang juga telah melampaui 80 persen.

“Capaian ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Rembang, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, serta seluruh masyarakat. Dengan kepesertaan yang tinggi, masyarakat memiliki perlindungan kesehatan yang lebih baik dan akses yang lebih mudah ketika membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Nuzuludin menambahkan, manfaat Program JKN saat ini semakin dirasakan masyarakat, terutama dalam pembiayaan pelayanan kesehatan berbiaya tinggi seperti cuci darah, pengobatan penyakit jantung, kemoterapi, operasi besar, hingga berbagai layanan kesehatan lanjutan lainnya.

“Ketika peserta dalam kondisi sehat dan belum memanfaatkan layanan kesehatan, bukan berarti iuran yang dibayarkan menjadi sia-sia. Justru iuran tersebut menjadi bentuk kepedulian dan gotong royong untuk membantu peserta lain yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan. Inilah nilai utama yang dibangun dalam Program JKN,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!