Pembangunan Jembatan Aramco di Blora Ditargetkan Segera Rampung

Blora (Info Media) — Pembangunan Jembatan Aramco di Dusun Kemuneng, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora terus dikebut.

Hingga kini, progres pembangunan telah mencapai 80 persen dan ditargetkan segera rampung untuk menghubungkan Dusun Kemuneng dengan Dusun Karanganyar yang selama ini dipisahkan Sungai Ceper.

Jembatan sepanjang 20 meter dengan lebar 3 meter itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Sedikitnya 1.000 jiwa diperkirakan akan merasakan manfaat langsung dari pembangunan infrastruktur tersebut, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga.

Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan, mengatakan sejumlah pekerjaan utama telah selesai dilaksanakan secara optimal.

“Beberapa item pekerjaan yang sudah mencapai 100 persen antara lain tahap persiapan, pemasangan bowplank, galian urukan tanah, pemasangan cerucuk dolken, lantai kerja, hingga pembangunan pondasi footplat dan pilar beton K-350,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Ia menambahkan, pekerjaan cefferdam saat ini telah mencapai 80 persen. Sementara tahapan yang masih dalam proses penyelesaian meliputi urukan pasir bawah pondasi dan pengecatan jembatan.

Dalam pelaksanaan di lapangan, pengerjaan melibatkan satu personel TNI bersama tujuh warga setempat. Kondisi cuaca cerah pada pagi hari turut mendukung kelancaran pembangunan. Situasi di lokasi juga dilaporkan aman dan kondusif.

Menurut Letda Inf Taslan, sinergi dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan jembatan tersebut.

“Partisipasi aktif masyarakat sangat membantu percepatan pekerjaan di lapangan. Melalui kebersamaan dan gotong royong, pembangunan dapat berjalan lebih efektif serta sesuai kebutuhan warga,” ungkapnya.

Pembangunan Jembatan Aramco ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas antarwilayah di Desa Karanganyar.

Dengan hadirnya jembatan tersebut, masyarakat nantinya tidak perlu lagi memutar melalui jalur yang lebih jauh maupun melintasi akses rawan saat musim hujan tiba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!