Kakek Tewas di Atas Pohon Jengkol

Tim Sar gabungan evakuasi kakek yang tersangkut dipohon jengkol, Rabu (6/9).

MAGELANG, INFOMEDIA.ID.

Seorang pria paruh baya Asrofi (56) warga asal Dusun Clapar, Desa Purwodadi Kecamatan Tegalrejo Kabupaten Magelang berhasil di evakuasi tim sar gabungan dalam keadaan meninggal tersangkut diatas pohon saat memanen buah jengkol.

“Sekira pukul 09.00 WIB, Asrofi pamit kepada istri hendak memanen buah jengkol di kebun dengan jarak dari rumah sekitar 200 meter,” kata Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi kejadian, pada Rabu (6/9).

Tim Sar gabungan evakuasi kakek yang tersangkut dipohon jengkol, Rabu (6/9).
Tim Sar gabungan evakuasi kakek yang tersangkut dipohon jengkol, Rabu (6/9).

Menurut saksi, Heru menambahkan, korban tersangkut dipohon jengkol di ketinggian 6 meter.

“Saksi melihat korban tersangkut di pohon jengkol sekira pukul 13.00 WIB, dipanggil namun tak ada jawaban,” terang Heru.

Tak merespon panggilan tersebut, saksi mencari pertolongan warga sekitar.

“Diduga korban mengalami serangan jantung tidak ketahuan lalu pingsan diatas pohon,” ungkapnya.

Mendengar informasi itu, koordinator unit siaga Sar Borobudur Basuki memberangkatkan 1 tim rescue untuk melaksanakan pertolongan yang disertai Alat Utama (Alut) Sar Vertikal.

“Tim sar gabungan menggunakan tangga panjang, memanjat dan memasang ancore diatas di ketinggian kurang lebih 6 meter. Korban dipasang tali pengaman lalu diturunkan dengan sistem lowering,” jelasnya.

Upaya pertolongan tim SAR gabungan pukul 15.40 WIB korban berhasil dievakuasi, sekira pukul 15.40 WIB. Korban sudah meninggal dunia dan dibawa ke rumah duka.

“Tim Sar gabungan berhasil mengevakuasi, pria paruh baya sudah meninggal,” kata Heru.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga keselamatan diri agar kejadian ini tidak terulang dikemudian hari, saat beraktifitas.

“Selalu menjaga diri, berdoa memohon keselamatan kepada Yang Maha Kuasa dan semoga hal ini tidak terjadi lagi,” imbau Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto, kepada masyarakat. (Gun).