BPJS Kesehatan Dorong Frontliner, Garda Terdepan Dalam Melayani Masyarakat

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati Wahyu Giyanto saat menyampaikan materi didepan petugas frontliner, Rabu (6/3/2024) di Pati, Jawa Tengah.

PATI, INFO MEDIA – BPJS Kesehatan Cabang Pati mengambil langkah inovatif dengan mendorong petugas Frontliner di fasilitas kesehatan untuk mempercepat proses antrean online.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan kemudahan dan kecepatan bagi peserta JKN dalam mendapatkan layanan kesehatan.

Dalam kegiatan pertemuan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Pati dan dihadiri petugas frontliner Fasilitas Kesehatan pada Rabu (06/03), BPJS Kesehatan Cabang Pati menekankan pentingnya percepatan implementasi antrean online dalam pelayanan peserta JKN agar kesetaraan layanan dapat terwujud dengan cepat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati Wahyu Giyanto menyampaikan petugas frontliner adalah orang pertama yang berinteraksi dengan pasien ketika mereka datang ke fasilitas kesehatan.

Mereka bertanggung jawab untuk menyambut pasien dengan ramah, menerima informasi pendaftaran, dan mengarahkan pasien ke lokasi yang sesuai untuk pelayanan yang mereka butuhkan.

“Saat ini kita bicara tentang kualitas layanan yang harus terus didorong agar peserta JKN mendapatkan kebutuhan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan dengan cepat dan mudah,” terang Wahyu.

Salah satu tugas utama petugas frontliner adalah membantu pasien dalam melakukan pendaftaran online, mengumpulkan informasi pasien yang diperlukan.

Mereka juga bertanggung jawab untuk mengatur jadwal kunjungan pasien dan menjelaskan prosedur yang akan dilakukan selama kunjungan tersebut.

“Petugas frontliner ini sebagai ujung tombak dalam pelayanan di fasilitas kesehatan karna dari petugas inilah yang akan memudahkan peserta JKN dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat,” tuturnya.

Selain tugas administratif, petugas frontliner juga berperan dalam memberikan informasi dan edukasi kepada pasien tentang kondisi kesehatan mereka, prosedur yang akan dilakukan, dan langkah-langkah yang perlu diambil setelah kunjungan ke fasilitas kesehatan.

“Petugas Fronliner juga mempunyai tugas memberikan informasi yang dibutuhkan pasien terutama terkait Program JKN dan layanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan,” lanjut Wahyu.

Dalam kegiatan tersebut BPJS Kesehatan Cabang Pati menyerahkan piagam penghargaan kepada petugas frontliner yang masuk kategori terbaik dalam pelaksanaan sertifikasi Fronliner pada bulan kemarin di Rembang.

“Penghargaan ini kami berikan kepada petugas fronliner yang telah mengikuti pelatihan dalam upaya pemahaman dan peningkatan layanan kepada peserta JKN, dengan ini kami mengharapkan petugas frontliner dapat lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada peserta JKN,” tutup Wahyu.

Salah satu peserta yang hadir, Sabina putri (25 th) menyambut baik langkah BPJS Kesehatan dalam memberikan support kepada petugas frontliner di fasilitas kesehatan.

Menurutnya BPJS Kesehatan sudah memberikan yang terbaik dalam memastikan kepuasan peserta JKN terhadap pelayanan kesehatan.

“Saya sangat senang menjadi bagian dalam menyukseskan Program JKN melalui tugas dan tanggung jawab saya sebagai petugas frontliner, dan saya sangat bersyukur bisa membantu pasien yang datang agar bisa mendapatkan pelayanan dengan cepat,” ungkap Sabina.

Dirinya menceritakan saat dirinya menjalankan tugasnya sebagai frontliner di Klinik tempatnya bekerja.

Menurut Sabina pekerjaan frontliner ini sangat mulia karna membantu pasien dalam memberikan informasi serta berperan penting dalam percepatan pelayanan kesehatan.

“Peserta JKN dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai layanan yang tersedia di fasilitas kesehatan, termasuk dokter yang bertugas, jadwal praktek, serta estimasi biaya yang diperlukan untuk pengobatan atau pemeriksaan tertentu,” jelasnya.

Peran petugas frontliner sangat penting dalam memastikan bahwa pasien mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terkoordinasi di fasilitas kesehatan.

Dengan pelatihan yang bersertifikasi untuk petugas frontliner dan didorong invosai digitalisasi peserta JKN dipastikan mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah, vepat dan setara. (Gun).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *