Water Treatment, Bantu Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Truk tactical disaster support vehicle, alat water treatment olah air keruh jadi manfaat, Jumat (13/10).

SEMARANG, INFOMEDIA.ID.

Guna meringankan beban masyarakat atas kebutuhan air bersih akibat kemarau panjang, Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang melakukan dropping air bersih ke warga sekitar Rowosari Tembalang Semarang pada Kamis (12/10/23) siang hingga malam hari.

Uniknya, air bersih yang didistribusikan ke warga Rowosari merupakan hasil dari pemurnian air sungai Kayen yang berada di Rowosari dengan menggunakan alat water treatment yang berada di truk tactical disaster support vehicle.

Truk tactical disaster support vehicle, alat water treatment olah air keruh jadi manfaat, Jumat (13/10).
Truk tactical disaster support vehicle, alat water treatment olah air keruh jadi manfaat, Jumat (13/10).

“Jadi kami menggunakan truk water treatment untuk mengolah air keruh yang ada di sungai Kayen Rowosari menjadi air bersih dan bahkan bisa langsung diminum,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Heru Suhartanto.

Kegiatan dropping air bersih ini merupakan permintaan dari BPBD Kota Semarang yang mendapatkan laporan adanya warga kesulitan air bersih akibat kemarau.

Bukan cuma di Semarang, saat inipun (Jumat, 13/10/23) tim yang mengoperatori truk water treatment tersebut sedang berada di Pemalang untuk menyediakan air bersih bagi warga sekitar.

“Kami juga mendapatkan permintaan dari BPBD Pemalang untuk menyediakan air bersih bagi sebagian warga Comal Pemalang, sehingga kami kirim tim kesana untuk membantu,” lanjut Heru.

Pemurnian air bersih tersebut dilakukan di sungai Comal Pemalang dan diangkut oleh truk tangki milik BPBD Pemalang untuk didistribusikan ke warga yang membutuhkan.

“Kami telah mendistribusikan 9000 liter air bersih kemarin di Rowosari dan pada hari ini sebanyak 16000 liter sudah terdistribusikan. Semoga meskipun tidak seberapa, tapi usaha kami ini kami harapkan bisa meringankan beban masyarakat yang kesulitan atas air bersih akibat kemarau panjang ini,” pungkas Heru. (Gun).