Dikti Dukung Kampung Lele Kembangkan Usaha

Kelompok budidaya ikan lele saat mengikuti pelatihan pengembangan usaha di Kampung Lele, Desa Tegalrejo, Kecamatan Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (5/9/2023).

BOYOLALI, INFOMEDIA.ID.

Kelompok budidaya ikan lele mengikuti pelatihan pengembangan usaha di Kampung Lele, Desa Tegalrejo, Kecamatan Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (5/9/2023). Kegiatan ini bekerjasama dengan Universitas Boyolali.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Boyolali Sigit Muryanto menjelaskan peserta pelatihan yakni Kelompok Karmina, Kelompok Pamuji, Kelompok Win, dan Kelompok Peternak Lele Bangun Mina Sejahtera.

Kegiatan pelatihan diselenggarakan oleh tim pemberdayaan masyarakat melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Kegiatan pelatihan dibiayai oleh Dikti.

Kelompok budidaya ikan lele saat mengikuti pelatihan pengembangan usaha di Kampung Lele, Desa Tegalrejo, Kecamatan Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (5/9/2023).
Kelompok budidaya ikan lele saat mengikuti pelatihan pengembangan usaha di Kampung Lele, Desa Tegalrejo, Kecamatan Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (5/9/2023).

“Setelah Kampung Lele memenangkan hibah kompetitif nasional maka ini dibiayai oleh Dikti untuk menjalankan kegiatan ini,” ujar Sigit.

Dijelaskan, ada serangkaian kegiatan dalam pelatihan yaitu, pertama, mengenai cara bagaimana memproduksi probiotik untuk pakan lele supaya efisien, tingkat kematian rendah, kemudian lele semakin besar.

Kemudian yang kedua, untuk pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM) olahan lele. Hal itu adalah satu inovasi produk-produk baru untuk olahan lele, serta marketing digital. Ketiga adalah pemanfaatan website dan media sosial (medsos), termasuk pembuatan website.

“Nah di samping itu kami juga memberikan hibah selain bahan-bahan pelatihan, kemudian alat-alat kemasan, alat untuk pengemas dan sebagainya. Jadi harapan kami ini adalah salah satu upaya Universitas Boyolali untuk hadir di masyarakat,” ujarnya.

Perwakilan peserta pelatihan, Ning, mengaku senang dan bermanfaat bagi pelaku usaha pengembangan dan budidaya ikan lele. Diharapkan melalui pelatihan dan bantuan peralatan mampu meningkatkan perekonomian warga.

“Senang dan bermanfaat, karena ibu-ibu yang tadinya lele cuma digoreng atau dibakar atau dibuat abon, dikripik, sekarang diolah menjadi sambel tomat lele. Itu karena atas prakarsa dari PKM Universitas Boyolali,” ujarnya. (Gun).