Diduga Mengidap Epilepsi, Perempuan Ditemukan Meninggal di Sungai Dekat Pasar Pon Blora

Blora (INFO MEDIA) – Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di aliran sungai dekat Pasar Hewan, kawasan Pasar Pon Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (15/2) sekitar pukul 17.30 WIB.
Korban diketahui bernama Lastari (40), warga Kecamatan Japah, Kabupaten Blora.

Wakapolsek Blora Kota Iptu Bambang Utoyo mengatakan pihaknya menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 17.38 WIB.

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar pukul 17.38 WIB,” ujarnya di Blora, Minggu.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 17.00 WIB korban terlihat tengah mencari rosok atau barang-barang bekas di belakang rumahnya yang berada di sekitar aliran sungai. Saksi kemudian masuk ke kamar mandi. Tidak lama berselang, terdengar suara seperti benda tercebur ke sungai.

Saat mengintip melalui celah lubang kamar mandi, saksi melihat korban telah terjatuh ke dalam aliran sungai tersebut. Saksi segera keluar dan berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Blora Kota.

Petugas kepolisian bersama tim BPBD Kabupaten Blora yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi. Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di pinggir sungai dengan kedalaman air sekitar 30 sentimeter. Saat dievakuasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUD dr. R. Soetijono Blora untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Pada tubuh korban hanya ditemukan luka lecet pada alis kiri dan telinga kiri, serta busa atau buih yang keluar dari hidung.

Iptu Bambang Utoyo menyampaikan bahwa dugaan awal korban memiliki riwayat penyakit epilepsi, berdasarkan keterangan warga yang mengenalnya.

“Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya unsur tindak pidana. Namun, kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bogorejo, Kecamatan Japah, Sujiman, membenarkan bahwa korban merupakan warganya.

“Benar, yang bersangkutan adalah warga Bogorejo, Japah, yang memiliki riwayat sakit diduga epilepsi,” katanya.

Menurut dia, penyakit tersebut telah diderita korban selama beberapa tahun terakhir. Korban diketahui kerap beraktivitas di sekitar Pasar Hewan Pasar Pon Blora untuk membantu berjualan dan kegiatan lainnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!