BLORA, INFOMEDIA.ID.
Warga RT 08/01 Kelurahan Mlangsen, Kec/Kab Blora, menggelar doa bersama malam 17 Agustus 2023, di Jalan Manggar, belakang Asrama Kodim 0721/Blora.
Wujud syukur di malam tirakatan tersebut sekaligus sebagai upaya mengenang dan mendoakan jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia 78 tahun silam.
Ketua RT 08/01, Sudarmanto mengatakan bahwa hari ini negara kita merayakan HUT ke 78 Kemerdekaan RI, tak terkecuali masyarakat di Kelurahan Mlangsen Kabupaten Blora.
“Dua kali kita rayakan, setelah minggu lalu gelar Jalan Sehat Merdeka 78 dan lomba lomba. Hari ini, Alhamdulillah dapat memeriahkan Malam Tirakatan,” terangnya, pada Rabu (16/8) dalam sambutan.
Kegiatan ini, kata Darwanto, merupakan wujud rasa syukur atas Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1945, sekaligus mendoakan para pahlawan yang telah gugur dalam medan perang demi tegaknya NKRI.
Beliau juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mengisi kemerdekaan ini dengan berperan aktif dan positif dalam pembangunan di segala bidang.
“Tingkatkan rasa patriotisme dan cinta terhadap tanah air, utamanya lingkungan sekitar, peran serta masyarakat diperlukan sehingga warga dapat guyub rukun,” terang Sudarmanto.
Pensiunan Kepala Sekolah SMAN 1 Randublatung Blora itu, juga menambahkan kegiatan ini merupakan sejarah sepanjang acara yang pernah digelar di RT 08/01. Pengeluaran mencapai Rp. 8 juta dari anggaran kas RT 08/01 Kelurahan Mlangsen.
“Terbanyak di doorprice, lomba lomba dan kegiatan lainnya. Terima kasih donatur yang sudah bersedia memberikan bantuan hadiah utamanya,” ungkapnya.
“Semoga giat seperti ini bisa lebih meningkat lagi kedepannya di tahun tahun mendatang,” tutupnya.
Kegiatan tersebut juga dimeriahkan adanya lomba tumpeng yang di prakarsai oleh ibu ibu PKK RT 08/01 Kelurahan Mlangsen, Blora.
Beragam kreasi tumpeng tampil ciamik dari empat (4) kelompok dawis yang ikut berpartisipasi, berlomba lomba menarik perhatian dari sang dewan juri.
Dalam lomba tumpeng yang diselenggarakan oleh ibu-ibu PKK tersebut juara 1 lomba tumpeng diraih oleh Dawis 2 dengan nilai 739 point, juara 2 kelompok Dawis 3 dengan nilai 699 poin, Dawis 4 juara 3 dengan nilai 692 poin dan juara harapan 1 kelompok Dawis 1 dengan poin 665.
Dengan penilaian rasa, tampilan dan harga. Mengenai harga untuk pembuatan tumpeng dianggarkan tidak lebih dari Rp. 250 ribu.
“Satu jam, waktu yang dibutuhkan untuk berkreasi,” kata Nina Trisnawati, juara 1 Dawis 2.
Menurutnya, ide membuat tumpeng itu muncul berkat kekompakan para emak emak dawis 2, membentuk, kreatif dan menuangkan segala apa yang dimiliki kedalam bentuk tumpeng hiasan warna merah putih itu.
“Seneng banget juara 1, gak nyangka loh. Lumayan Rp. 3 juta,” canda Nina. (Gun).
