BPJS Kesehatan Pastikan PPS dan KPPS Terdaftar Peserta JKN

BPJS Kesehatan bersama KPU Kabupaten Pati kerjasama

PATI, INFO MEDIA – Dalam rangka mendukung kesejahteraan penyelenggara pemilu, Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS Kesehatan) Cabang Pati dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati sepakat untuk melakukan kerjasama dalam skrining kesehatan dan aktivasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi Petugas Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di wilayah tersebut, Kamis (04/01).

BPJS Kesehatan bersama KPU Kabupaten Pati kerjasama
BPJS Kesehatan bersama KPU Kabupaten Pati kerjasama skrining kesehatan dan aktivasi kepesertaan JKN anggota PPS dan KPPS.

Dalam pertemuan koordinasi yang berlangsung di kantor KPU Kabupaten Pati, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati Wahyu Giyanto dan KPU menyepakati langkah-langkah konkret untuk memberikan perlindungan kesehatan yang optimal kepada para penyelenggara pemilu yang memegang peran penting dalam proses demokrasi.

Wahyu Giyanto menyampaikan kerjasama ini bertujuan untuk memastikan kesejahteraan para PPS dan KPPS selama pelaksanaan pemilu.

BPJS Kesehatan memberikan skrining kesehatan dan memastikan kepesertaan JKN mereka aktif, sehingga para penyelenggara pemilu dapat mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan berkualitas jika dibutuhkan.

“Sesuai dengan kesepakatan dan menjalankan aturan yang berlaku penyelenggara atau pemberi kerja wajib memberikan Jaminan Kesehatan bagi para pekerja agar saat mereka membutuhkan pelayanan kesehatan tidak lagi terbeban oleh biaya yang timbul,” terang Wahyu.

Wahyu juga menambahkan dengan didaftarkan sebagai Peserta JKN dan melakukan Skrining kesehatan, petugas kesehatan dapat menjaga kesehatannya secara lengkap serta memperoleh jaminan medis yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Tujuan kami melakukan koordinasi ini Untuk memastikan para petugas PPS dan KPPS dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan Ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata dalam menjaga kesehatan mereka selama pelaksanaan pemilihan,” pungkasnya.

Ketua KPU Kabupaten Pati Supriyanto mengapresiasi upaya cepat yang sudah dilakukan oleh BPJS Kesehatan Pati dalam memperhatikan Kesehatan petugas PPS dan KPPS sebelum mereka terjun ke lapangan dan menghadapi pekerjaan yang menguras tenaga sehingga berpotensi tinggi kesehatan terganggu.

“Kami sangat mengapresiasi langkah BPJS Kesehatan yang berinisiatif untuk bersinergi dalam memastikan kesehatan para penyelenggara pemilu. Kesejahteraan mereka adalah prioritas utama agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan optimal. Dengan kepastian kepesertaan JKN, kami yakin mereka dapat bekerja dengan tenang dan fokus,” terangnya.

Koordinasi dan sinergi ini mencakup skrining kesehatan rutin, aktivasi kepesertaan JKN, serta pendampingan dan edukasi terkait manfaat dan prosedur pelayanan kesehatan.

Dengan sinergi antara BPJS Kesehatan dan KPU, diharapkan para penyelenggara pemilu dapat melaksanakan tugasnya dengan kondisi kesehatan yang optimal dan merasa didukung oleh perlindungan kesehatan yang memadai.

“Saat menjalankan tugas nanti anggota PPS ataupun KPPS membutuhkan stamina tubuh yang sehat, dengan durasi waktu yang sempit mereka dituntut kerja yang maksimal. Dengan adanya Jaminan Kesehatan ini kami selaku penyelenggara Pemilu tidak perlu khawatir lagi jika ada yang sakit karna sudah ada JKN,” imbuhnya.

Perlu diketahui Pemilu 2024 akan dilaksanakan pada Rabu, 14 Februari 2024. Momen tersebut merupakan puncak pemungutan suara untuk memilih Presiden, Wakil Presiden, anggota DPR, anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD kabupaten/kota, dan anggota DPD.

“Kami sangat mendukung program yang dibentuk oleh Pemerintah dalam upaya mensejahterakan masyarakat Indonesia salah satunya ada Program JKN, dengan adanya Jaminan Kesehatan ini akan membuat petugas kami dilapangan menjadi lebih tenang dan bisa menjalankan tugasnya dengan baik tanpa perlu berfikir biaya ketika sakit,” tutup Priyanto.

Dengan berbagai inisiatif positif ini, kesejahteraan dan perlindungan kesehatan para penyelenggara pemilu diharapkan dapat menjadi perhatian bersama, menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung dalam proses demokrasi. (Gun).