Wali Kota Semarang Tinjau Gudang Logistik, Pastikan Seluk-Beluk Pemilu Aman

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meninjau gudang logistik pemilu di Semarang Barat, Rabu 7/2/2024).

SEMARANG, INFO MEDIA – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan tinjauan gudang-gudang logistik Pemilihan Umum (Pemilu) di Kecamatan Banyumanik, Candisari, dan Semarang Barat.

Mbak Ita, begitu akrab disapa mengatakan, tinjauan di tempat logistik tiap kecamatan tersebut untuk memastikan keperluan seluk-beluk Pemilu terjamin keamanannya.

“Kami mengunjungi gudang-gudang logistik Pemilu di tiap kecamatan. Pertama gudang harus terkondisi dengan baik. Baik dari banjir, longsor, dan angin,” kata Mbak Ita, seusai meninjau Gudang Logistik Pemilu di Kecamatan Semarang Barat, Rabu (7/2/2024).

Tak hanya memastikan terhindar dari bencana, pihaknya menyatakan keamanan tempat dan lingkungan dari hal yang tidak diinginkan. Nantinya, di masing-masing gudang akan dipasang kamera pengawas atau CCTV.

“Pengamanan tidak hanya di gudang saja, tetapi juga lingkungan harus dipantau. Nanti kami pasang CCTV untuk monitor. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Wali Kota Semarang perempuan pertama itu mengatakan, persoalan kesehatan di tengah cuaca ekstrem juga menjadi fokus perhatian. Pihaknya akan memberikan pelayanan kesehatan secara berkala bagi para petugas yang melakukan penjagaan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang akan memantau kesehatan panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS). Begitu pula unsur dari TNI dan Polri.

“Ketiga masalah kesehatan, kita tahu dalam kondisi seperti ini bisa saja badan jadi drop, staminanya tidak fit. Nanti melakukan pemeriksaan secara rutin, berkala yang dilakukan oleh tiap-tiap puskesmas di 16 kecamatan,” ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan tersebut juga mengatakan, konsumsi harus diberikan tepat waktu. Termasuk bagi petugas yang melakukan jaga malam.

“Asupan juga harus on time, jangan pas jam makan siang misal pukul 13 malah makanannya belum datang. Penting juga minuman-minuman seperti teh, kopi,” tuturnya.

Mbak Ita menyatakan, kondisi tersebut akan dipantau secara berkala hingga proses pemungutan suara berlangsung.

“Apalagi tidak hanya sampai 14, masih menghitung, proses rekapitulasi panjang sekali,” katanya. (Gun).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *