Siswi Sekolah Dasar di Blora Nyaris Menjadi Korban Penculikan

BLORA, INFOMEDIA.ID.

Seorang siswi inisial (D) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Blora hampir menjadi korban penculikan, sepulang dari sekolah sekira pukul 10.30 WIB, pada Jumat (3/2/2023) lalu.

(D) adalah siswi di kelas 4 SDN yang hampir menjadi korban penculikan, setelah sebelumnya orang tuanya telat menjemput pulang sekolah.

Tak kunjung datang (ortu), siswi kelas 4 tersebut pulang berjalan kaki <span;>di pinggir Jalan Raya Blora – Cepu.

Di sekitar lorong Ponpes (Pondok Pesantren) Baitul hikmah tersebut, terparkir mobil berwarna hitam, dengan dua orang turun menawarkan coklat kepada (D).

Usai menawari coklat, kedua orang tersebut juga mengajak siswi berinisial (D) itu untuk masuk kedalam mobilnya, namun siswi kelas 4 SDN tersebut menolak dan berlari ke arah Ponpes Baitul Hikmah desa Cabak, Kecamatan Jiken Kabupaten Blora.

Mendengar informasi tersebut, Kapolsek Jiken Iptu Zaenul Arifin menurunkan personil di SDN tersebut, beredarnya pesan WhatsApp yang viral adanya dugaan percobaan penculikan anak.

“Jumat lalu, salah satu murid (D) kelas 4 di SDN di Kabupaten Blora,” ungkap Kapolsek Jiken, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/2/2023).

Menurut keterangan dari pihak sekolah, kata AKP Zaenul, orang tua (D) telat memjemput sekira pukul 10.30 WIB. Siswi kelas 4 tersebut akhirnya berjalan kaki dipinggir Jalan Raya Blora – Cepu turut Desa Cabak.

“Terparkir mobil warna hitam, untuk plat nopol dan merk mobil tersebut, masih dalam penyelidikan,” terang AKP Zaenul.

Usai berlari (D), mobil tersebut langsung meninggalkan lokasi ke arah barat, yang sebelumnya sempat menawarkan coklat dan mengajak (D) untuk masuk kedalam mobil.

Kapolsek Jiken menambahkan, bahwa menurut keterangan (D) pelaku lebih dari dua orang, sewaktu dua orang turun, masih ada orang di dalam mobil.

AKP Zaenul mengimbau kepada masyarakat agar selalu mendampingi putra – putrinya dan jika terlihat ada orang yang mencurigakan segera laporkan kepada pihak berwajib.

“Jangan takut bila belum dijemput, tetap waspada dan pulang bareng bersama teman temannya,” imbau AKP Zaenul. (Gun).

error: Content is protected !!