Saksi dan Penggugat Lahan Balai Desa Nglarohgunung, Dilaporkan Balik

Kades Nglarohgunung didampingi pengacara Sugiarto, SH, MH, saat melaporkan aduan balik ke SPKT Polres Blora, Senin (29/1).

BLORA, INFO MEDIA – Dua mantan kepala desa (kades) Nglarohgunung, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora Jawa Tengah, Surodjo periode 1987-1995 dan Agus Joko Susilo periode 2007-2013 dilaporkan ke Polres Blora atas dugaan pemalsuan surat jual beli tanah, membuat tanda tangan palsu dan memberikan keterangan palsu kepada masyarakat.

Kades Nglarohgunung, Nur Eka Kusmiran didampingi pengacara, Sugiarto, SH, MH, membenarkan aduan balik tersebut.

“Berdasarkan hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) pada 12 Januari, masyarakat memutuskan dan menyepakati bersama melaporkan ke pihak berwenang dua mantan kades Nglarohgunung,” kata Eka, sapaan akrabnya, usai melaporkan aduan di SPKT Polres Blora.

Kades Nglarohgunung didampingi pengacara Sugiarto, SH, MH, saat melaporkan aduan balik ke SPKT Polres Blora, Senin (29/1).
Kades Nglarohgunung didampingi pengacara Sugiarto, SH, MH, saat melaporkan aduan balik ke SPKT Polres Blora, Senin (29/1).

 

Baik dari Ketua RT, RW, BPD, perangkat desa, puluhan tokoh masyarakat yang hadir dalam musdessus, menyetujui melaporkan balik Surodjo dan Agus Joko Susilo ke pihak berwajib, Polres Blora.

“Aduan dengan nomor STTLP/23/I/2024/ Res.Blora/Jateng, tersebut teregister di SPKT Polres Blora. Kedua mantan kades itu dengan dugaan pemalsuan dokumen, tanda tangan dan lainnya, sudah kami laporkan,” terang dia, pada Senin (29/1).

Disisi lain, berdasarkan daftar bukti penggugat (Surodjo, red) yang diajukan pada tanggal 3 Januari 2024 dalam persidangan kasus perkara No 56/pdt.G/2023/PNBla, sengketa tanah Balai Desa Nglarohgunung, dari hasil musyawarah masyarakat sepakat dan memutuskan untuk melaporkan balik di Polres Blora.

“Agus Joko Susilo (saksi) dan Surodjo (penggugat) kasus sengketa tanah balai desa Nglarohgunung, kami laporkan balik,” ungkap Eka.

Sementara itu, Kapolres Blora Jaka Wahyudi melalui Aiptu Juremi mengatakan bahwa aduan pelapor dengan nomor SPKT, STTLP /23 / I / 2024 / Res.Blora/, atas nama saudara Nur Eka Kusmiran bersama sembilan saksi diterima di SPKT Polres Blora.

“Hari ini sekira pukul 14.00 WIB aduan masyarakat diterima di SPKT Polres Blora untuk kemudian diproses,” kata Juremi. (Gun).