Dividen Capai Rp4,4 Miliar, BPR BKK Blora Perkuat Kontribusi untuk Daerah

Blora (Info Media) — PT BPR BKK Blora (Perseroda) menargetkan total aset perusahaan mampu menembus Rp560 miliar pada tahun 2026. Target tersebut seiring tren pertumbuhan kinerja perusahaan yang terus meningkat dalam dua tahun terakhir.

Direktur Utama PT BPR BKK Blora (Perseroda), Puguh Haryono, mengatakan capaian kinerja perusahaan mendapat pengakuan dari berbagai lembaga eksternal melalui sejumlah penghargaan yang diraih sepanjang 2025 hingga 2026.

“Kami tidak punya rencana dari awal bahwa kami mendapatkan penghargaan. Tetapi dari tahun 2025 sampai 2026 kami selalu mendapatkan penghargaan dari pihak ketiga, dimana kami menorehkan kinerja yang sangat bagus sekali,” ujar Puguh Haryono, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, kondisi kesehatan perusahaan saat ini berada dalam kategori sangat baik. Ia juga memastikan dana masyarakat yang disimpan di BPR BKK Blora aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Dari tingkat kesehatan, kami sangat-sangat sehat. Dan uang nasabah insyaAllah oleh BPR Blora aman karena kami dijamin oleh LPS,” katanya.

Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, BPR BKK Blora juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Sejumlah program telah direalisasikan untuk mendukung masyarakat, mulai dari pemberdayaan peternak milenial hingga bantuan sosial lainnya.

“Untuk CSR-nya cukup banyak. Kemarin ada untuk pemberdayaan peternak milenial, bedah rumah, termasuk jambanisasi,” jelasnya.

Di sisi lain, kontribusi perusahaan terhadap pendapatan daerah dinilai cukup signifikan.

Puguh menyebut dividen yang disetorkan kepada Pemerintah Kabupaten Blora menunjukkan hasil investasi yang sangat baik.

“Dividen yang kami setorkan sangat luar biasa. Contoh, Pemkab Blora itu mempunyai modal di BPR BKK Blora sekitar Rp12 miliar lebih. Tapi yang diterima kan Rp4,4 miliar. Angka yang sangat luar biasa,” terangnya.

Ia menambahkan, tingkat pengembalian investasi atau return on investment (ROI) yang diperoleh pemerintah daerah mencapai sekitar 32 persen.

“Jadi, dana yang diinvestasikan itu mencapai 32 persen,” imbuhnya.

Sementara itu, hingga April 2026, BPR BKK Blora mencatat total aset perusahaan mencapai sekitar Rp540 miliar. Angka tersebut diproyeksikan terus meningkat seiring ekspansi dan penguatan layanan yang dilakukan perusahaan.

“Jumlah aset kami sekitar Rp540 miliar untuk posisi April ini. Dan kami berkembang, berkomitmen, bahwa di tahun 2026 akan selalu meningkat,” kata Puguh.

Untuk tahun ini, pihaknya menargetkan total aset perusahaan mampu menembus Rp560 miliar.

“Untuk tahun ini kami menargetkan bisa tembus sampai Rp560 miliar,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!