BLORA, INFOMEDIA.ID.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blora, Aunur Rofiq melalui Kasi Sarpras dan Aset SD, Abdul Mufid mengatakan di tahun 2022, Pemkab merenovasi sebanyak 271 gedung sekolah di 16 kecamatan se Kabupaten Blora.
32 gedung sekolah untuk memperbaiki bangunan di PAUD, 159 untuk Sekolah Dasar (SD) dan 80 untuk renovasi bangunan di Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Pengajuan renovasi gedung dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah proposal. Sekolah melaporkan kepada Disdik Blora bila ada ruangannya yang rusak disertai bukti bukti berupa foto dan lainnya,” terang Kasi Sarpras dan Aset SD, Disdik Blora.
“Renovasi 271 gedung sekolah tersebut menelan anggaran sekira Rp. 45,7 Miliar,” kata Mufid saat ditemui di ruang kerjanya baru baru ini.

Bangunan gedung yang diperbaiki, Mufid menambahkan, seperti ruang perpustakaan, ruang kantor, ruang lab, kamar mandi, ruang kelas hingga ruang untuk beribadah.
“Ada beberapa faktor, penyebab kerusakan gedung / ruang tersebut. Selain bencana alam, kayu yang sudah lapuk/keropos, genteng bocor, sehingga bila turun hujan air akan merembes hingga kebawah. Proses pembelajaran pun terganggu, baik dari sisi keamanan ataupun kenyamanan para siswa / guru,” katanya.
Pihaknya berharap semoga kehadiran program renovasi / perbaikan gedung sekolah ini, dapat membantu kenyamanan proses belajar mengajar di sekolah.
“Renovasi/perbaikan gedung sekolah sangat dibutuhkan, agar pengajaran atau pembelajaran dapat berjalan maksimal,” imbuhnya. (Gun).
