Mbak Ita Apresiasi Inovasi Sedekah Koin Jumat

Mbak Ita meresmikan kegiatan "Ndandani Omah" milik mbah Sarinem, warga Jl Bima 1, Kelurahan Pendrikan Lor Kecamatan Semarang Tengah.

SEMARANG, INFOMEDIA.ID.

Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengapresiasi program ‘Sedekah Koin Jumat’ yang digagas Camat Semarang Tengah Kota Semarang Aniceto Magno Da Silva yaitu upaya mengumpulkan uang koin setiap hari jumat untuk membantu warga Kecamatan Semarang Tengah yang kurang mampu.

“Tentu sangat luar biasa. Di rumah koin kadang buat kerikan, tapi ternyata bermanfaat bagi masyarakat, kita tahu bahwa dua bulan saja bisa Rp 35 juta,” ujar mbak Ita, sapaan akrabnya saat meresmikan kegiatan “Ndandani Omah” milik mbah Sarinem, warga Jl Bima 1 Rt 02/Rw 05 Kelurahan Pendrikan Lor Kecamatan Semarang Tengah, Jumat (8/9/2023) siang.

Mbak Ita meresmikan kegiatan "Ndandani Omah" milik mbah Sarinem, warga Jl Bima 1, Kelurahan Pendrikan Lor Kecamatan Semarang Tengah.
Mbak Ita meresmikan kegiatan “Ndandani Omah” milik mbah Sarinem, warga Jl Bima 1, Kelurahan Pendrikan Lor Kecamatan Semarang Tengah.

Wali kota perempuan pertama di kota Semarang itu menyampaikan, dana yang terkumpul tidak hanya untuk Ndandani Omah (bantuan renovasi rumah) namun juga bantuan lain antara lain kursi roda bagi difabel, penanganan stunting, bantuan anak sekolah, dan sembako bagi lansia.

“Kalau pakai APBD susah SPJnya. Ini Jumat bersedekah koin program luar biasa,” ungkapnya.

Menurutnya, program ini sangat membantu pengentasan kemiskinan ekstrim.

Di sisi lain, dia juga mengapresiasi stakholder terkait yang turut serta dalam menjalankan program ini antara lain PKK, banser, karang taruna, Babinsa, Babinkamtibmas, dan lainnya.

Menurutnya, upaya gotong royong ini bisa menjadi contoh yang bisa diimplementasikan di wilayah lainnya. Pihaknya berencana akan mengemas program ini agar bisa diikuti kelurahan lainnya.

Sementara itu, mbah Sarinem mengaku sangat bersyukur, pemerintah dan warga setempat sangat memperhatikan dirinya.

“Senang, Alhamdulillah, maturnuwun sudah dibuatkan rumah untuk berteduh. Sebelumnya hanya gubug,” ungkapnya.

Perlu diketahui, uang receh yang banyak orang menganggap sepele atau remeh, oleh Camat Semarang Tengah Kota Semarang Aniceto Magno Da Silva, dijadikan inovasi program ‘Sedekah Koin Jumat’.

“Kita mempunyai program agar masyarakat berpartisipasi membantu pemerintah dalam mengatasi 4 point penting yaitu kemiskinan ekstrim, stunting, disabilitas dan lansia. Kita melihat peluang dengan mengumpulkan uang koin melalui program sedekah koin Jumat,” ujar Bang Amoy, sapaan akrabnya.

Sedekah koin jumat atau yang biasa orang bilang jimpitan, merupakan iuran warga dimana uang yang terkumpul setiap hari Jumat diserahkan kepada pihak kelurahan kemudian diserahkan ke pihak kecamatan.

Uang sedekah koin itu oleh bang Amoy, selain diperuntukan untuk program Ndandani Omah warga miskin di wilayahnya, juga mereka akan dibuatkan usaha dengan modal dari uang sedekah koin. Selain itu uang sedekah koin juga untuk penanganan stunting, bantuan untuk warga disabilitas, dan para lansia.

Untuk kegiatan Ndandani Omah sendiri baru kali ini digalakkan dirumah Mbah Sarinem, Jl Bima 1 Rt 02/Rw 05 Kelurahan Pendrikan Lor Kecamatan Semarang Tengah. (Gun).