Guru TK Tewas Tergelincir, Akibat Tumpahan Cor Beton

Warga Jatiklampok tewas tergelincir akibat tumpahan cor beton di tikungan ruas jalan Blora-Randublatung, wilayah Lemah Puteh.

BLORA, INFOMEDIA.ID.

Seorang guru di Taman Kanak Kanak (TK) warga Desa Jatiklampok, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, tewas tergelincir akibat tumpahan cor beton di tikungan ruas jalan Blora-Randublatung, wilayah Lemah Puteh.

“Tikungannya tajam dan menanjak, mas. Disisi lain banyak tumpahan cor batu koral (kricak) dari truk molen, sangat membahayakan pengguna jalan,” kata Santoso, salah seorang warga.

Ia menceritakan korban pulang bekerja di TK Islam Bina Insani, Kamolan Blora, dari arah utara menuju ke arah selatan mengendarai sepeda motor sekira di tikungan Lemah Puteh, korban tergelincir akibat tumpahan cor.

Warga Jatiklampok tewas tergelincir akibat tumpahan cor beton di tikungan ruas jalan Blora-Randublatung, wilayah Lemah Puteh.
Tikungan ruas jalan Blora-Randublatung, wilayah Lemah Puteh, Kabupaten Blora.

“Korban tergelincir, dari arah berlawanan, roda empat (colt) menabrak sepeda motor miliknya. Sempat dilarikan ke puskesmas terdekat, namun naas sang guru TK meninggal di perjalanan,” imbuh Santoso, dilokasi kejadian, Rabu (7/6/2023).

Santoso juga menyebut bahwa ini bukan pertamanya, truk truk molen yang melintas itu sering ada tumpahan material campuran batu, pasir maupun semen sehingga menyebabkan jalan menjadi licin.

“Kurang paham juga, mas. Kenapa sering ada tumpahan material, di jalan yang menanjak dan menikung tersebut. Tentu sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” katanya.

Sementara, Kepala Desa Jatiklampok, Subarno menyampaikan bahwa tumpahan cor beton di Lemah Puteh, Blora, banyak memakan korban kecelakaan.

Subarno berharap dinas terkait dapat mengatasi tumpahan tumpahan material yang tercecer, sehingga kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat dapat terwujud.

“Semoga tidak ada lagi, korban kecelakaan akibat tumpahan cor beton,” terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora melalui Kepala Bidang Bina Marga, Yudi Kristiawan belum memberikan keterangan atas keluhan warga, kondisi jalan tersebut. (Gun).

error: Content is protected !!