Diduga Konsleting Listrik, Tiga Rumah Warga di Jepangrejo Blora Hangus Terbakar

BLORA, INFOMEDIA.ID.

Diduga akibat korsleting listrik, tiga rumah warga di desa Jepangrejo Kec/Kab Blora, ludes terbakar dilalap si jago merah.

Tiga (3) rumah korban kebakaran tersebut adalah Sutrisno (40), Sukijan (59) dan Sutar (60) warga RT 01/12 desa setempat.

“Kaya ada bau bau gosong gitu, mas. Asap pun menyengat,” ungkap saksi, Dandang Sri Sulastri, di lokasi kejadian, Senin (30/1).

Terdengar suara minta tolong dari  warga, meminta bantuan untuk memadamkan kobaran api yang kian membesar,  sekira pukul 09.30 WIB.

“Warga gotong royong menggunakan alat seadanya untuk memadamkan api,” imbuhnya.

Menurutnya, sumber api berasal dari rumah Sukijan, yang merambat cepat ke rumah Sutrisno dan rumah milik Sutar.

Saat kejadian berlangsung, kata Sri, keluarga korban rumah terbakar (Sutrisno) berada di sawah untuk mengambil rumput, pakan ternak sapi.

“Dua rumah ludes terbakar, rata dengan tanah (Sukijan dan Sutrisno), sementara rumah milik Sutar setengahnya habis terbakar,” ungkapnya.

Diduga akibat korsleting listrik, tiga rumah warga di desa Jepangrejo Kec/Kab Blora, ludes terbakar dilalap si jago merah.
Petugas Damkar saat berusaha memadamkan kobaran api yang diduga akibat korsleting listrik.

Sri menambahkan, warga sempat menyelamatkan barang barang dan hewan ternak.

“Sapi dan beberapa perabot rumah, sempat di amankan dari kobaran api,” kata Sri.

Sementara Kepala Desa Jepangrejo, Sugito mengatakan ada laporan adanya kebakaran di rumah warganya.

“Melanjutkan infomasi warga, ke Polsek Blora Kota melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” kata Kades.

Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian ditafsir mencapai ratusan juta rupiah.

“Tak berselang lama, petugas dari kepolisian, BPBD, petugas Damkar (Pemadam Kebakaran), membantu evakuasi pemadaman,” kata Sugito.

“Tak ada korban jiwa namun kerugian ditafsir sekira Rp. 225 juta,” imbuh Kades.

Tak berselang lama, dua unit mobil damkar, satu unit mobil supply dan dibantu mobil supply dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebanyak dua unit mobil.

Puluhan petugas dikerahkan untuk memadamkan tiga rumah warga yang <span;>diduga terbakar akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

Petugas gabungan dan masyarakat berhasil memadamkan api sekitar tiga jam kemudian. (Gun).

error: Content is protected !!