BLORA, INFOMEDIA.ID.
Tepat di Hari Pahlawan Nasional, Sawung Sulaeman Syaduhiga Bemendie adalah sosok dalang cilik asal Kabupaten Blora yang tampil ciamik di acara Pagelaran Wayang Lintas Generasi, pada hari Kamis (10/11/2022) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.
Anak pasangan dari Dhani Christiawan dan Leirra Angga Brozalino ini, sudah menunjukkan bakatnya pada pewayangan sejak berusia kurang dari setahun, lahir dari sanggar Cahyo Sumirat Blora asuhan Bapak Nuryanto.
“Sejak kecil, sekira umur setahun Sawung kecil sudah antusias dan terlihat bakatnya senang akan pewayangan,” ungkap Leirra Angga Brozalino ini, ibunda Sawung Sulaeman yang juga cucu dari Drs. Didik Lukardono,SH.
Leira menceritakan saat itu di usianya beranjak 2 tahun, sosok dalang kecil ini dibelikan wayang pertamanya (Punokawan) oleh kakeknya. Dirumah Sawung langsung menunjukkan dan memainkan wayang layaknya dalang profesional.
“Ada keturunan berdarah seni dalam pewayangan, dari keluarga besar sang ayahanda. Sawung merupakan cucu dalang ternama Dalang Samsu. Ada pula saudaranya yang berada di Institut Kesenian Surakarta (dalang cilik) yang bernama Dalang Igo,” terangnya.
Sawung yang bersekolah di Sekolah Dasar Islam Terpadu (IT) kelas V ini selain hobi minat dan bakat dalam pewayangan, kegemarannya tersebut juga ditunjukkan banyaknya koleksi koleksi wayang dan sangat mengidolakan sosok dalang ternama seperti alm Ki Dalang Mantap Sudarsono dan alm Ki Dalang Enthus Susmono.
“Penampilan perdananya saat mengisi acara Pengembangan Seni Budaya Daerah yang difasilitasi oleh Dana Aspirasi DPRD Propinsi Jawa Tengah yang dihadiri Sekretariat DPRD Propinsi Jawa Tengah dan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah,” terang Leira.
Tentunya, apa yang menjadi kedepan cita cita Sawung, sebagai orang tua akan mendukung dan berusaha sebaik mungkin untuk memfasilitasi, agar hobi dan bakatnya nanti dapat dikembangkan dan tersalurkan.
“Sebagai orangtua, tentu bangga dan berusaha mendukung, memfasilitasi yang menjadi minat Sawung,” imbuhnya.
Sementara Siti Faiqoh, salah satu guru PAUD menceritakan bahwa Sawung kecil sering memainkan berbagai media pewayangan saat di sekolah. Literasinya baik, dengan bahasa yang kaya akan kosakata sehingga menghasilkan sebuah cerita pewayangan yang menarik.
“Sejak TK, Sawung gemar bermain wayang dan merupakan salah satu murid favorit,” kata Siti Faiqoh. (Gun).
