Blora (Info Media) — Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026, Komando Distrik Militer (Kodim) 0721/Blora menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) di Aula Makodim 0721/Blora, Jalan Pemuda No. 44 Blora, Senin (20/4/2026).
Rakornis ini menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kelancaran program TMMD yang akan dilaksanakan di Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora.
Kasdim 0721/Blora Mayor Inf Bani, mengatakan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 22 April hingga 21 Mei 2026 dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”
Kasdim menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Program TMMD dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral dengan melibatkan seluruh komponen bangsa, baik pemerintah daerah, instansi terkait, maupun masyarakat, sehingga diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ujarnya, membacakan amanat Dandim 0721/Blora.
Adapun sasaran kegiatan meliputi fisik dan nonfisik. Untuk sasaran fisik, di antaranya pembangunan jembatan sepanjang 6 meter dengan lebar 3 meter, pembangunan jalan sepanjang 200 meter, serta rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni (RTLH).
Sementara itu, sasaran nonfisik berupa berbagai kegiatan penyuluhan kepada masyarakat oleh instansi terkait guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran di berbagai bidang.
Ia juga berharap seluruh pihak yang terlibat dapat melaksanakan tugas secara optimal agar program TMMD berjalan tertib, lancar, dan mencapai hasil maksimal sesuai target.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Blora melalui Kepala Dinas PMD Yayuk Windrati menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD, termasuk alokasi anggaran sebesar Rp365 juta yang bersumber dari APBD Provinsi dan APBD Kabupaten.
Ia menekankan bahwa keberhasilan TMMD sangat ditentukan oleh sinergi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat.
“Kami berharap seluruh perangkat daerah meningkatkan koordinasi secara intensif serta mendorong partisipasi masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong sebagai ciri khas TMMD,” ujarnya.
Melalui Rakornis ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 dapat dipersiapkan secara matang sehingga pelaksanaannya tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
