SKB Blora Bekali 840 Peserta Didik dengan Keterampilan Wirausaha

Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Blora, Jawa Tengah, Jumini bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Sunaryo saat membekali sekitar 840 peserta didik pendidikan kesetaraan dengan lima jenis keterampilan, Selasa (27/10/2026). Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Blora, Jawa Tengah, Jumini bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Sunaryo saat membekali sekitar 840 peserta didik pendidikan kesetaraan dengan lima jenis keterampilan, Selasa (27/10/2026).

Blora (Info Media) – Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Blora, Jawa Tengah, membekali sekitar 840 peserta didik pendidikan kesetaraan dengan lima jenis keterampilan untuk meningkatkan kecakapan hidup dan mendorong kemandirian ekonomi.

Kepala SKB Blora Jumini mengatakan lima jenis keterampilan tersebut meliputi tata boga, keterampilan hantaran, tata busana, pemrograman (coding) dan kecerdasan artifisial (AI), serta desain grafis.

“Antusiasme anak-anak luar biasa. Pembelajaran ini diharapkan dapat memacu kreativitas mereka untuk menghasilkan berbagai karya,” katanya, Selasa (27/10/2026).

Ia menjelaskan pembelajaran keterampilan tersebut diberikan kepada peserta didik sesuai jenjang pendidikan kesetaraan, yakni Paket A kelas 5, Paket B kelas 7, dan Paket C kelas 10.

Selain lima jenis keterampilan tersebut, SKB Blora mengembangkan program pertanian terpadu yang mengajarkan peserta didik mengolah limbah menjadi produk bernilai guna. Salah satunya melalui pemanfaatan kulit buah untuk membuat eco enzyme yang dapat digunakan sebagai bahan pupuk organik cair.

SKB Blora juga mengenalkan pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung kreativitas peserta didik dalam menghasilkan karya. Pembelajaran berbasis teknologi tersebut diharapkan dapat memperluas keterampilan mereka agar sesuai dengan perkembangan zaman.

Jumini menyebutkan kegiatan praktik pembelajaran yang ditampilkan melibatkan 30 peserta didik, sedangkan 15 peserta didik lainnya mengikuti pameran hasil karya keterampilan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Sunaryo mengatakan pembelajaran berbasis keterampilan dan kewirausahaan menjadi salah satu upaya membekali peserta pendidikan kesetaraan dengan kecakapan hidup, selain pengetahuan akademik.

Menurut dia, peserta pendidikan kesetaraan memiliki latar belakang yang beragam, termasuk mereka yang tidak melanjutkan sekolah karena kendala ekonomi maupun pekerjaan.

“Melalui program tersebut, peserta didik diharapkan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja, merintis usaha, serta meningkatkan kemandirian ekonomi,” kata Sunaryo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!