Rembang, Infomedia.id – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pati bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menggelar Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional di Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Kamis (06/08). Kegiatan yang dihadiri lebih dari 600 masyarakat tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjadi peserta JKN aktif agar setiap warga memperoleh kepastian perlindungan saat membutuhkan pelayanan kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pati, Nuzuludin Hasan, menjelaskan bahwa Program JKN diselenggarakan berdasarkan prinsip gotong royong sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh peserta. Ia mengungkapkan bahwa sepanjang satu tahun BPJS Kesehatan membayarkan biaya pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan wilayah Kabupaten Rembang kurang lebih sebesar Rp370 miliar, sementara iuran yang diterima dari peserta di Kabupaten Rembang sekitar Rp200 miliar. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan besarnya manfaat yang kembali kepada masyarakat melalui Program JKN.
“BPJS Kesehatan merupakan penyelenggara jaminan sosial. Yang kami utamakan bukan untung atau rugi, tetapi memastikan masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan. Selisih antara biaya pelayanan kesehatan yang dibayarkan dengan iuran yang diterima menunjukkan bahwa Program JKN benar-benar hadir untuk masyarakat,” ujar Nuzuludin.
Lebih lanjut, Nuzuludin menekankan bahwa keberlangsungan Program JKN tidak terlepas dari partisipasi seluruh peserta dalam menjaga status kepesertaannya tetap aktif. Ia berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat komitmen agar cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Rembang tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkesinambungan.
“Prinsip gotong royong adalah kekuatan utama Program JKN. Peserta yang sehat membantu peserta yang sakit, sedangkan peserta yang mampu membantu peserta yang kurang mampu. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap biaya ketika membutuhkan pelayanan kesehatan,” tambah Nuzuludin.
Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menilai Program JKN telah menjadi instrumen penting dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ia menyebut rasio klaim di Kabupaten Rembang yang mencapai sekitar 92 persen menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan kesehatan oleh peserta JKN. Menurutnya, kondisi tersebut sekaligus mencerminkan bahwa dana yang dikelola BPJS Kesehatan kembali dimanfaatkan untuk kepentingan peserta.
“BPJS Kesehatan bukan perusahaan asuransi yang berorientasi pada keuntungan. Program JKN merupakan program jaminan sosial yang dibangun untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh masyarakat. Rasio klaim yang tinggi menunjukkan besarnya manfaat Program JKN yang kembali kepada peserta,” kata Edy.
Edy menambahkan bahwa meningkatnya inflasi kesehatan sekitar 8–10 persen setiap tahun menjadi tantangan yang harus diantisipasi bersama. Menurutnya, dukungan pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat sangat diperlukan agar keberlanjutan Program JKN tetap terjaga.
“Keberlanjutan Program JKN menjadi tanggung jawab kita bersama. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, masyarakat akan terus memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkesinambungan,” tutup Edy.
Prinsip Gotong Royong Jadi Kekuatan JKN, BPJS Kesehatan Edukasi Ratusan Warga Kaliori
