Kemah Jurnalistik IJTI Dorong Jurnalis Muria Raya Perkuat Profesionalisme dan Adaptasi

Ketua IJTI Korda Muria Raya Ihwan Miftakhudin Ketua IJTI Korda Muria Raya Ihwan Miftakhudin

Pati (Info Media) – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Muria Raya mendorong jurnalis terus meningkatkan profesionalisme dan kemampuan beradaptasi di tengah perkembangan teknologi serta perubahan ekosistem media.

Pesan tersebut mengemuka dalam Kemah Jurnalistik dalam rangka Bulan Jurnalisme dan HUT ke-28 IJTI yang digelar di kawasan wisata Agro Jollong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Sabtu (8/8) dan Minggu (9/8).

Kegiatan bertema “Beyond Journalism” itu diikuti sekitar 50 anggota IJTI dari wilayah Muria Raya dan sekitarnya. Peserta berasal dari Pati, Grobogan, Kudus, Jepara, Rembang, Blora, serta perwakilan Demak dan Semarang.

Ketua IJTI Korda Muria Raya Ihwan Miftakhudin mengatakan tema “Beyond Journalism” menjadi pengingat bahwa tantangan profesi jurnalis semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

Menurut dia, jurnalis tidak cukup hanya memiliki kemampuan menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa mengesampingkan independensi dan etika jurnalistik.

“Tema Beyond Journalism menjadi pengingat bahwa jurnalis tidak cukup hanya mampu menyampaikan informasi. Profesionalisme, kemampuan beradaptasi, menjaga independensi, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik harus terus diperkuat,” tegasnya.

Ia mengatakan perkembangan teknologi, termasuk media digital dan berbagai platform informasi, telah mengubah cara masyarakat memperoleh dan mengonsumsi berita. Kondisi tersebut menuntut jurnalis untuk terus mengembangkan kompetensi agar tetap mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan dapat dipercaya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kemah Jurnalistik Abdul Rohim mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-28 IJTI, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarjurnalis.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, sekaligus memberikan ruang bagi teman-teman jurnalis untuk saling bertukar pengalaman,” katanya.

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra yang membuka kegiatan tersebut turut mendorong insan pers mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.

Menurut dia, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam mengawal kebijakan dan menyuarakan aspirasi masyarakat.

Chandra mengatakan kritik yang disampaikan secara objektif diperlukan sebagai bagian dari kontrol sosial sekaligus bahan evaluasi pemerintah untuk memperbaiki pelayanan publik.

“Media adalah jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, kritik yang objektif sangat dibutuhkan sebagai bagian dari kontrol sosial,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan insan media, termasuk IJTI, dapat terus diperkuat sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain menjalankan fungsi kontrol sosial, Chandra juga mengajak media ikut memperkenalkan berbagai potensi Kabupaten Pati, mulai dari sektor pertanian, perikanan, UMKM, industri kreatif, pendidikan, budaya, pariwisata hingga inovasi pelayanan publik.

“Harapan kami, media dapat terus menyebarluaskan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Pati,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!