Bunda Genre Ainia Ajak Remaja Hindari Triad

Camat Jepon Suharto, SE, SH, M.HUM,dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Jepon, Etik Lumintarti Suharto, dinobatkan menjadi Ayah dan Bunda Genre Kecamatan Jepon oleh Bunda Genre Kabupaten Blora Hj. Ainia Shalichah, SH, M.Pd.AUD, M.Pd.BI, Selasa (22/3/2022) di Pendopo Kecamatan Jepon.

Laporan : Dwi Febri Irawan.

BLORA, INFOMEDIA.ID.

Camat Jepon Suharto, SE, SH, M.HUM,dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Jepon, Etik Lumintarti Suharto, dinobatkan menjadi Ayah dan Bunda Genre Kecamatan Jepon oleh Bunda Genre Kabupaten Blora Hj. Ainia Shalichah, SH, M.Pd.AUD, M.Pd.BI, Selasa (22/3/2022) di Pendopo Kecamatan Jepon.

Acara penobatan tersebut, juga dijadikan sebagai  Pengukuhan Forum Genre Kecamatan Jepon Periode 2022-2024 dan dirangkai dengan Pemantapan Pencegahan dan Penurunan Stunting.

Dikatakan Bunda Aini, Penobatan Ayah Bunda Genre dan Pengukuhan Forum Genre Kecamatan Jepon disini adalah yang ke delapan di Kabupaten Blora menyusul beberapa kecamatan telah di nobatkan.

Diharapkan, lanjutnya, setelah dikukuhkannya Ayah dan Bunda Genre serta Forum Genre Kecamatan Jepon ini, para kaum remaja di wilayah Jepon bisa menjadi contoh kepada remaja di desa masing masing akan pentingnya menghindari pernikahan dini.

“Selain itu, saya mengajak untuk adik adik, anggota forum genre agar menjadi contoh para remaja di Jepon bisa menghindari TRIAD Genre yaitu Pernikahan Dini, Seks Pranikah dan NAPZA,” ungkap Bunda Genre Kabupaten Blora, Hj. Ainia Shalichah, SH, M.Pd.AUD, M.Pd.BI.

Bunda Genre Kabupaten Blora berharap permasalahan permasalahan yang dialami para remaja yang ada di Jepon dapat teratasi oleh adik adik Genre yang telah dikukuhkan hari ini, menjadi kepanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Blora.

Sementara itu Ayah Genre Kecamatan Jepon, Suharto, SE, SH, M.HUM, mengimbau agar seluruh remaja di Kecamatan Jepon untuk mengikuti program yang bagus ini yaitu Genre. Untuk dapat disampaikan kepada masyarakat, khususnya pemuda pemuda di Kecamatan Jepon.

“Hari ini luar biasa. Karena ini program untuk anak anak muda, yaitu salah satu program dalam penanggulangan stunting, pernikahan dini, narkoba dan seks bebas,” ucap Suharto yang juga menjabat sebagai Camat Jepon.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora, Lucius Kristiawan, ST, M.Si menekankan kembali kepada adik adik yang tergabung dalam forum genre Kecamatan Jepon, bahwasanya remaja harus mementingkan sebuah pendidikan.

“Setiap remaja harus mempunyai sebuah cita cita yang tinggi, yang paling penting harus dengan mengutamakan pendidikan terlebih dahulu, pekerjaan/karir dan wajib membanggakan kedua orang tua terlebih dahulu baru,  setelah itu kita memikirkan sebuah pernikahan,” ucap Lucius Kristiawan.  (*Gun).