Blora (INFO MEDIA) – Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Blora mencatat sektor pasar mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 7,7 miliar sepanjang tahun 2025.
Kepala Bidang Pasar Dindagkop UKM Kabupaten Blora, Margo Yuwono, mengatakan target PAD dari sektor pasar pada 2025 ditetapkan sebesar Rp 7,1 miliar. Namun, realisasi pendapatan tersebut berhasil melampaui target.
“Target kami Rp 7,1 miliar, tetapi realisasi yang disetor ke kas daerah mencapai Rp 7,7 miliar atau sekitar 108 persen,” ujar Margo, Kamis (8/1/2025).
Ia menjelaskan, pendapatan sektor pasar tersebut berasal dari berbagai sumber retribusi, antara lain retribusi kios, parkir, dasaran, kebersihan, persewaan lahan, serta persewaan tempat di luar area pasar.
Pendapatan tersebut diperoleh dari pengelolaan 14 pasar yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Blora.
“Untuk Pasar Ngawen tidak kami masukkan, karena sepanjang 2025 tidak dilakukan penarikan retribusi kepada pedagang. Pasar tersebut belum dibangun kembali pascakebakaran,” jelasnya.
Margo menambahkan, target PAD sektor pasar pada 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, target PAD dari sektor pasar hanya sebesar Rp 6,5 miliar.
“Kenaikan target ini salah satunya didorong oleh penerapan retribusi parkir elektronik di Pasar Sido Makmur. Rata-rata pendapatan parkir elektronik mencapai sekitar Rp 300 juta per bulan, atau sekitar Rp 7 juta hingga Rp 10 juta per hari,” ungkapnya.
