Dinkes Blora Imbau Warga Terapkan 3M Plus Cegah DBD di Musim Hujan

Blora (INFO MEDIA) – Memasuki musim hujan, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Blora Jawa Tengah, mengimbau warga untuk menerapkan gerakan 3M Plus sebagai langkah pencegahan utama.

Sutik, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular di Dinkesda Blora, mengatakan bahwa setiap tahun kasus DBD berpotensi meningkat seiring bertambahnya curah hujan yang menimbulkan banyak genangan air—tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak.

“DBD adalah infeksi virus yang gejalanya muncul 4–10 hari setelah seseorang terinfeksi. Gejala umumnya meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, mual, serta bintik-bintik merah pada kulit,” ujarnya, saat ditemui belum lama ini.

Ia menegaskan, jika tidak ditangani dengan tepat, DBD dapat menimbulkan komplikasi serius bahkan berujung kematian. Karena itu, pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk menekan penyebaran virus dengue.

“Salah satu upaya utama adalah gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta memanfaatkan atau mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk,” jelasnya.

Sutik menambahkan, unsur “Plus” mencakup berbagai langkah tambahan untuk meningkatkan perlindungan dari gigitan nyamuk.

Di antaranya menggunakan obat antinyamuk, memasang kawat kasa pada ventilasi dan jendela, menjaga kerapian pakaian agar tidak menjadi tempat persembunyian nyamuk, serta menanam tanaman pengusir nyamuk seperti lavender atau kayu manis di sekitar rumah.

“Kombinasi perilaku hidup bersih melalui 3M Plus sangat efektif menekan penyebaran DBD selama musim hujan. Dengan menerapkannya, keluarga akan lebih terlindungi dari ancaman penyakit yang berpotensi fatal ini,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!