Blora Rangking Terendah dari 35 kabupaten se Jateng, Tunggakan Pajak Rp. 29 Miliar

Padmasari Mestikajati, dari Partai Golkar, saat ditemui di Resto Sebara, Minggu (22/10/2023).

BLORA, INFOMEDIA.ID.

Padmasari Mestikajati, anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa Kabupaten Blora berada di rangking paling bawah di Jawa Tengah dalam hal pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Padmasari Mestikajati, anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah
Padmasari Mestikajati, anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah saat sosialisasi kepatuhan membayar pajak di Blora, Minggu (22/10).

Dari 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah, kata Padmasari, Blora meraih rangking terbawah tunggakan pajak kendaraan bermotor mencapai puluhan miliar.

“Dengan patuh membayar pajak kendaraan bermotor, bisa untuk membiayai pembangunan di Jawa Tengah, dan tiap kabupaten/kota,” papar Padmasari Mestikajati, dari Partai Golkar, saat ditemui di Resto Sebara, Minggu (22/10/2023).

Saat menghadiri acara sosialisasi kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor tersebut, Putri Politisi Bambang Sadono menambahkan bahwa sesuai dengan tugasnya di Komisi C yakni mengawasi dan mengawal pengelolaan pendapatan daerah, pihaknya harus bisa membantu UPPD Samsat Blora untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui sosialisasi kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

“Tunggakan pajak kendaraan bermotor di Blora Rp. 29 miliar dan berada dirangking terbawah dari 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Untuk itu, marilah membayar pajak kendaraan,” paparnya.

Pajak kendaraan bermotor memiliki prosentase yang cukup besar dalam mendukung pembangunan di Jawa Tengah, maupun tiap kota/kabupaten.

“Dari pajak bisa untuk membiayai pembangunan di sekolah, jalan raya, BPJS dan lainnya. Manfaatnya kembali untuk masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Blora, Aris Wibowo menyampaikan sosialisasi kepatuhan pembayaran pajak kendaraan perlu dilakukan untuk masyarakat Kabupaten Blora.

“Pendapatan daerah sebagian besar berasal dari pembayaran pajak kendaraan bermotor, yang nantinya akan dikembalikan juga ke daerah, untuk membiayai pembangunan di seluruh kabupaten termasuk Kabupaten Blora ini,” kata Kepala UPPD Samsat Blora, Aris Wibowo. (Gun).