BPS Blora Mulai Pendataan SE2026, Petakan Potensi dan Struktur Ekonomi Daerah

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blora mulai melaksanakan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) secara door to door Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blora mulai melaksanakan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) secara door to door.

Blora (Info Media) – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blora mulai melaksanakan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) secara door to door untuk menghimpun data usaha masyarakat yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi di daerah.

Pelaksanaan pendataan dimulai pada Senin (15/6) dengan menyasar rumah dinas Bupati Blora dan Wakil Bupati Blora. Kegiatan tersebut menjadi simbol dukungan Pemerintah Kabupaten Blora terhadap pelaksanaan sensus yang digelar secara nasional.

Kepala BPS Kabupaten Blora, Rukhedi, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan strategis untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi, struktur, serta potensi ekonomi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Data yang terkumpul nantinya akan menjadi fondasi penting dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” katanya di Blora, Senin.

Menurut dia, keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan informasi yang akurat, lengkap, dan jujur kepada petugas pendataan.

Ia berharap kesediaan keluarga Bupati dan Wakil Bupati Blora menjadi responden pada hari pertama pendataan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

“Partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil dunia usaha di Kabupaten Blora,” ujarnya.

Rukhedi menjelaskan, pencanangan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Blora telah dilakukan pada 11 Juni 2026 dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), Polres Blora, Kodim 0721/Blora, hingga unsur terkait lainnya.

Selain melakukan pendataan, BPS Kabupaten Blora juga mengajak masyarakat menerapkan gerakan TIR (Terima, Isi, Rahasia) selama pelaksanaan sensus.

Melalui gerakan tersebut, kata dia, masyarakat diimbau menerima petugas sensus yang datang dengan identitas resmi, mengisi data secara benar dan lengkap, serta tidak khawatir terhadap keamanan informasi yang diberikan karena kerahasiaannya dijamin dan dilindungi Undang-Undang Statistik.

“Melalui data yang berkualitas, hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran nyata mengenai kondisi dunia usaha di Kabupaten Blora sekaligus menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Rukhedi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!