INFO MEDIA, BLORA – Renovasi eks Gedung SDN 4 Balun, Kecamatan Cepu, yang kini difungsikan sebagai Sekolah Rakyat di Kabupaten Blora telah rampung dan siap digunakan. Hal tersebut disampaikan oleh Konsultan Manajemen Konstruksi (MK) proyek dari Yodya-Virama KSO, Andry Sulistyawan, pada Jumat (11/07/2025).
“Renovasi Sekolah Rakyat sudah selesai. Hari Senin, 14 Juli 2025, sudah bisa digunakan,” ujar Andry.
Ia menjelaskan, total ada 11 bangunan yang direnovasi dalam proyek ini. Di antaranya ruang asrama dan kelas untuk siswa, asrama serta ruang guru, perpustakaan, Unit Kesehatan Siswa (UKS), dan laboratorium.
“Selain itu, kami juga merenovasi masjid, lapangan, serta membangun dapur dan ruang makan,” tambahnya.
Meski demikian, Andry menyebut bahwa laboratorium yang tersedia saat ini baru sebatas ruangan kosong. Belum ada unit komputer maupun sarana pendukung lainnya.
“Belum ada komputer, hanya ruangan laboratoriumnya saja,” katanya.
Sebelumnya, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora menyampaikan bahwa peluncuran perdana Sekolah Rakyat dijadwalkan pada Senin, 14 Juli 2025.
Pada tahun ajaran pertama, Sekolah Rakyat Blora akan menampung 50 siswa dari keluarga kurang mampu, khususnya dari kelompok masyarakat miskin desil 1 dan 2. Mereka akan dibagi ke dalam dua rombongan belajar.
Selain itu, telah disiapkan sebanyak 17 tenaga pendidik untuk mengajar di sekolah yang merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Sekolah Rakyat akan mengusung kurikulum yang berbeda dari sekolah formal pada umumnya. Selain mata pelajaran dasar, sekolah ini akan fokus pada pendidikan kepemimpinan serta keterampilan hidup (life skill).
