Blora (Info Media) — Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda di Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut menandai dimulainya pembangunan infrastruktur yang bertujuan meningkatkan konektivitas sekaligus membuka akses wilayah pedesaan yang selama ini masih terbatas.
Dandim Blora menjelaskan, pembangunan Jembatan Garuda dilaksanakan di empat titik, yakni Dukuh Jati (Desa Jati, Kecamatan Jati), Desa Nglebur (Kecamatan Jiken), Dukuh Gabeng (Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah), serta Dukuh Wotrangkul (Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo) yang menjadi lokasi utama kegiatan peletakan batu pertama.
“Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan yang diharapkan mampu mengurangi keterisolasian wilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat,” ujar Dandim 0721/Blora, Selasa (31/3/2026).
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut diproyeksikan memberi manfaat bagi sekitar 175 kepala keluarga atau kurang lebih 500 jiwa yang tinggal di Dukuh Wotrangkul.
“Jembatan ini diharapkan dapat mendukung akses anak-anak menuju sekolah serta memperlancar aktivitas perekonomian masyarakat desa,” kata Yudhi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas realisasi pembangunan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Semoga jembatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Blora yang diwakili Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Blora, Dasiran, menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan Jembatan Garuda di wilayah tersebut.
“Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami juga berterima kasih kepada pemerintah desa dan warga yang telah mendukung penuh pembangunan ini,” katanya.
Kepala Desa Klopoduwur, Hery Sugiharto, mengatakan masyarakat menyambut baik pembangunan jembatan tersebut karena dinilai sangat membantu aktivitas warga sehari-hari.
“Warga sangat antusias karena jembatan ini akan mempermudah mobilitas masyarakat, terutama untuk anak sekolah dan kegiatan pertanian,” ujarnya.
Selain prosesi peletakan batu pertama, kegiatan juga diisi dengan bakti sosial berupa pembagian bantuan sembako kepada warga di sekitar lokasi proyek yang diserahkan langsung oleh Dandim 0721/Blora bersama para tamu undangan.
