Abu Nafi : Jangan Mudah Terpengaruh

Anggota DPRD Komisi B Provinsi Jawa Tengah dari Partai PPP H. Abu Nafi, SH Anggota DPRD Komisi B Provinsi Jawa Tengah dari Partai PPP H. Abu Nafi, SH

BLORA, INFOMEDIA.ID.

Hadirnya seni budaya diharapkan mampu mempererat tali kerukunan bangsa dan negara, seperti halnya Sunan Kalijaga dalam berdakwah dimasa lalu.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Komisi B Provinsi Jawa Tengah, H. Abu Nafi, SH, saat menghadiri sosialisasi kebijakan melalui media tradisional dengan mengangkat tema ‘Seni Budaya Sebagai Perekat Kebhinekaan Bangsa’ di Gedung NU, Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora Kota, Minggu (30/4/2023).

Acara yang dihadiri puluhan wartawan dan dimeriahkan oleh angklung jalaanan New Arles, seni tari tradisional dari Sanggar Tari Sekar Melati, politisi senior dari partai bergambar ka’bah itu menambahkan upaya melestarikan budaya leluhur bangsa, para seniman tetap eksis dan bisa di nikmati masyarakat umum, seperti hadirnya perjuangan seniman jalanan.

“Sangat menghormati perjuangan seniman seniman di jalanan Blora, berikanlah kesempatan bagi mereka untuk tampil dan dikenal melalui berbagai media,” kata Abu Nafi.

Anggota DPRD Komisi B Provinsi Jawa Tengah dari Partai PPP  H. Abu Nafi, SH, saat menghadiri sosialisasi kebijakan melalui media tradisional dengan mengangkat tema 'Seni Budaya Sebagai Perekat Kebhinekaan Bangsa' di Gedung NU, Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora Kota, Minggu (30/4/2023).
H. Abu Nafi, SH, saat menghadiri sosialisasi kebijakan melalui media tradisional mengangkat tema ‘Seni Budaya Sebagai Perekat Kebhinekaan Bangsa’ di Gedung NU, Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora Kota, Minggu (30/4/2023).

Menurut Mbah Abu (sapaan akrabnya) kebudayan merupakan acara yang dinamis dan selektif. Kebudayaan berfungsi untuk mengatur manusia dalam bertingkah laku, menjaga dengan baik kebudayaan lokal sebagai upaya untuk mempertahankan identitas bangsa, menjaga kerukunan berbangsa dan bernegara.

Seni budaya merupakan hal penting bagi kehidupan masa depan berbangsa dan bernegara, generasi penerus serta dapat memupuk rasa nasionalisme.

“Jangan mudah terpengaruh dan tidak mudah untuk di masuki oleh budaya asing,” imbuh Mbah Abu.

Menurutnya, begitu banyak warisan budaya yang mendunia di antaranya Angklung, Wayang Kulit, Batik, Reog, Seni Ukir, Seni Grabah dan masih banyak lagi kesenian yang perlu kita jaga.

“Mari jaga, lestarikan dan pertahankan, serta kita tingkatkan agar tidak hilang di era modern dan era global seperti saat ini,” terangnya.

Anggota DPRD Komisi B Provinsi Jawa Tengah dari partai PPP itu berharap melalui seni dapat menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa dan negara, dan dapat meningkatkan perekonomian seniman dan seniwati yang ada di Blora pada khususnya.

“Setiap seni pasti mempunyai kebudayaan yang khas, begitupun sebaliknya setiap kebudayaan pasti memiliki nilai seni yang begitu indah dan tak ternilai harganya,” terangnya.

Anggota DPRD Komisi B Provinsi Jawa Tengah itu mengajak masyarakat, dengan mempelajari seni dan budaya akan dapat memupuk rasa nasionalisme, anak bangsa dan kecintaan terhadap Indonesia.

“Dengan mengetahui berbagai macam jenis jenis budaya dimasa lalu dan agar dapat melestarikannya di masa mendatang,” kata Abu Nafi.

Sementara narasumber dari Dinporabudpar Blora, Anjar mengatakan sebagai wujud pelestarian sebagai generasi penerus, bersama sama menjaga dan melestarikan kebudayaan. Kesenian masuk di dalam konstalasi budaya secara umum.

“Seni adalah rumah dan budaya adalah pintunya,” kata Anjar. (Gun).

error: Content is protected !!