Grobogan (Info Media) — Dampak kekeringan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meluas hingga 14 kecamatan dan 71 desa. Kondisi tersebut mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan memperkuat distribusi air bersih bagi masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Hingga saat ini, PMI Grobogan telah menyalurkan sebanyak 960.000 liter air bersih kepada 29.824 jiwa atau 8.737 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan.
Ketua PMI Kabupaten Grobogan Mohamad Sumarsono mengatakan distribusi air bersih dilakukan untuk membantu masyarakat di wilayah yang sumber airnya mulai mengering.
“Kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Grobogan tentu menjadi perhatian kita bersama. PMI Kabupaten Grobogan akan terus berupaya hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih,” katanya, Kamis (10/9/2026).
Dari total penerima bantuan tersebut, sebanyak 14.084 orang merupakan laki-laki dan 15.440 orang perempuan. Bantuan disalurkan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Penanganan kekeringan tersebut juga mengacu pada Keputusan Bupati Grobogan Nomor 100.3.3.2/418/2026 tanggal 30 April 2026 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Penanganan Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Grobogan.
Untuk mendukung distribusi, PMI Grobogan mengerahkan dua unit truk tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter. Armada tersebut digunakan untuk mengangkut dan menyalurkan air ke desa-desa yang membutuhkan.
Sumarsono mengatakan PMI terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Grobogan dan pihak terkait agar distribusi bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
“Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait agar distribusi air bersih dapat dilakukan secara tepat sasaran,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat, terutama warga yang harus menghadapi berkurangnya ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari.
PMI Grobogan memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan sesuai perkembangan kondisi kekeringan di lapangan sebagai bagian dari dukungan terhadap Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam penanganan bencana tersebut.
