Pendapatan RSUD Cepu Lampaui Target, Tembus Rp72,7 Miliar pada 2025

Blora (INFO MEDIA) — Kinerja pendapatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soeprapto Cepu menunjukkan tren positif sepanjang tahun anggaran 2025. Hingga akhir tahun, realisasi pendapatan rumah sakit daerah di Kabupaten Blora, Jawa Tengah itu tercatat melampaui target yang telah ditetapkan.

Direktur RSUD dr. R. Soeprapto Cepu, drg. Wilys Yuniarti, mengatakan realisasi pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) hingga 31 Desember 2025 mencapai sekitar Rp72,7 miliar atau sekitar 108,5 persen dari target yang dipatok.

“Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024, realisasi pendapatan ini mengalami peningkatan cukup signifikan, yakni sekitar 21,3 persen,” ujarnya.

Pada tahun sebelumnya, realisasi pendapatan BLUD tercatat sekitar Rp59,9 miliar. Sementara target pendapatan pada 2025 sendiri meningkat sekitar 8,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kontributor terbesar pendapatan rumah sakit masih berasal dari retribusi pelayanan kesehatan dengan realisasi sekitar Rp72,09 miliar atau 108,4 persen dari target.

Selain itu, pendapatan dari layanan pasien peserta BPJS juga mengalami pertumbuhan sekitar 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan dari jasa giro bahkan mencatat peningkatan paling tinggi, yakni mencapai sekitar 324,2 persen.

Peningkatan pendapatan juga terlihat dari rata-rata penerimaan bulanan rumah sakit. Jika pada tahun 2024 rata-rata pendapatan bulanan berada di kisaran Rp4,7 miliar, maka pada tahun 2025 meningkat menjadi sekitar Rp5,7 miliar per bulan.

Pendapatan tertinggi tercatat terjadi pada September dan Desember 2025.

Seiring peningkatan pendapatan, realisasi belanja rumah sakit juga mengalami kenaikan. Hingga akhir tahun 2025, total belanja tercatat sekitar Rp72,5 miliar atau meningkat sekitar 21,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, angka tersebut masih berada di bawah pagu belanja yang disiapkan setelah perubahan anggaran yang mencapai sekitar Rp86,8 miliar.

Secara keseluruhan, realisasi belanja RSUD dr. R. Soeprapto Cepu pada tahun anggaran 2025 mencapai sekitar 95,7 persen dari total pagu anggaran yang dialokasikan.

Adapun total pagu belanja setelah perubahan tercatat sekitar Rp96,8 miliar yang bersumber dari sejumlah skema pendanaan, meliputi BLUD sebesar Rp75,8 miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp13 miliar, Bantuan Provinsi (Banprov) Rp5 miliar, serta dukungan APBD Kabupaten sebesar Rp3 miliar.

Paparan kinerja keuangan tersebut disampaikan manajemen RSUD kepada Dewan Pengawas sebagai bagian dari evaluasi pengelolaan anggaran sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!