Sebagai dosen di Program Studi Kebidanan Blora, Program Diploma Tiga Poltekkes Kemenkes Semarang, saya, Marlynda Happy Nurmalita Sari, S.ST., MKM, memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Fokus utama saya adalah pada bidang kehamilan, yang tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan akademik, tetapi juga menjadi dasar dalam integrasi materi ke dalam mata kuliah Asuhan Kebidanan Kehamilan yang saya ampu.
Kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang saya lakukan sebagian besar berlokasi di wilayah Puskesmas Blora.
Salah satu program rutin yang sangat saya dukung adalah kegiatan kelas ibu hamil, yang diselenggarakan setiap bulan. Kelas ini merupakan kelompok belajar yang terdiri atas sekitar 10 ibu hamil dengan usia kehamilan antara 20 hingga 32 minggu.
Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka dengan pendekatan diskusi, berbagi pengalaman, serta pembelajaran interaktif yang difasilitasi oleh bidan atau tenaga kesehatan.
Tujuan utama dari kelas ibu hamil adalah meningkatkan pengetahuan, membentuk sikap positif, dan mengubah perilaku ibu hamil agar lebih siap menghadapi masa kehamilan, persalinan, hingga perawatan pasca persalinan.
Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek kesehatan ibu dan anak, seperti perubahan tubuh selama kehamilan, keluhan umum, gizi ibu hamil, tanda bahaya kehamilan, program P4K, perawatan nifas, KB pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir, hingga informasi mengenai penyakit menular seksual dan pentingnya akta kelahiran.
Dalam kegiatan ini, saya secara aktif memberikan edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan dan juga mengajarkan senam ibu hamil. Tanda bahaya kehamilan yang perlu diketahui antara lain:
• Gejala preeklamsia, seperti sakit kepala berat, nyeri ulu hati, dan gangguan penglihatan.
• Gerakan janin yang berkurang.
• Perdarahan, baik berupa flek maupun darah dalam jumlah banyak.
• Ketuban pecah sebelum waktunya.
Dengan memahami tanda-tanda ini, diharapkan ibu hamil dapat mengambil tindakan cepat dan tepat, sehingga dapat menurunkan risiko komplikasi yang berujung pada kesakitan atau kematian ibu dan janin akibat keterlambatan penanganan.
Senam hamil juga menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Senam dilakukan pada ibu hamil yang sehat dan tidak memiliki komplikasi medis.
Aktivitas ini terbukti bermanfaat dalam meredakan keluhan umum selama kehamilan, seperti nyeri punggung dan sembelit, melancarkan sirkulasi darah, membantu mempersiapkan tubuh untuk proses persalinan, serta mengurangi stres.
Berdasarkan penelitian yang saya lakukan, senam hamil secara signifikan dapat meningkatkan kemungkinan persalinan normal.
Penelitian lain yang saya lakukan juga menunjukkan bahwa kelas ibu hamil yang diselenggarakan secara daring tetap efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta.
Ini membuktikan bahwa fleksibilitas metode pembelajaran tetap dapat memberikan dampak positif bagi ibu hamil.
Melihat berbagai manfaat yang diperoleh, saya berharap program kelas ibu hamil di Puskesmas Blora dapat terus berjalan dan ditingkatkan.
Selain memberikan edukasi, kelas ini juga mempererat hubungan emosional dan komunikasi antara ibu hamil dengan tenaga kesehatan, sehingga mereka lebih termotivasi untuk rutin memeriksakan kehamilannya.
Dengan demikian, upaya promotif dan preventif dalam bidang kebidanan dapat terwujud secara optimal.
Penulis: Penulis : Dosen Poltekkes Kemenkes Semarang, Marlynda Happy Nurmalita Sari, S.ST., MKM
